Logo
Logo
Login Guru
Username:
Password:

Chat Box

StephenEdurf03-12-2019
hi there I have just checked %domain% for the ranking keywords and to see your SEO metrics and found that you website could use a boost. We will improve
ThomasAnderson30-11-2019
Hello I invite you to my team, I work with the administrators of the company directly. - GUARANTEED high interest on Deposit rates - instant automatic pay
Busterinsit18-11-2019
Take part in the survey from TELEGRAM and get money from sponsors https://online2019.com/
Admin09-05-2019
@imronMaulana : sudah dimulai sejak bulan April 2019 sampai 31 Mei 2019 untuk gelombang 1, gelombang 2 akan dimulai tgl 1 Juni 2019 sampai dengan 28 Juni 2019
imron maulana01-04-2019
hallo Bapak/Ibu guru SMA N 1 Karangkobar, saya mau bertanya untuk pendaftaran siswa baru di buka mulai kapan nggih?
Faozan12-02-2019
perlu peningkatan prestasi. semangat terus untuk bapak dan ibu Guru. Terima Kasih atas ilmu yang diberikan.
Diena22-12-2017
Halo.. semua.... Tambah sukses!
Syauqi11-12-2017
Halo teman2
Admin18-10-2017
SMA N 1 Karangkobar semakin berkibar...
ZARIFA MYIESHA DZIKRI09-02-2017
Halo, semangat
Adi21-11-2016
Semangat belajarnya teman-teman
agus09-11-2016
sukses selalu untuk SMA N 1 Karangkobar
Indra03-11-2016
selamat pagi bapak ibu guru
Kode Captcha:
Perjalanan Pendidikan Tentukan Kesuksesan

Makna pendidikan lebih dari proses transfer ilmu pengetahuan dari guru ke murid. Dan proses pencaian makna pendidikan sesungguhnya ini harus dilakukan oleh semua elemen, termasuk melibatkan masyarakat.

Pelibatan masyarakat inilah yang gencar dilakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) di bawah komando Anies Baswedan. Perwakilan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Transformasi Pendidikan (KMSTP), Citra menilai, memandang pendidikan sebagai gerakan bersama masyarakat saja masih belum cukup.

"Tapi lebih dalam lagi bagaimana kita mencari makna pendididkan itu sendiri. Menjadikan pendidikan sebagai proses yang bisa menggerakkan manusia, bukan saja prosedur belajar mengajar," ujar Citra, dalam sebuah diskusi di Kemdikbud, Jakarta, Kamis (7/1/2016).

Karena sifatnya sebagai gerakan itulah, kata Citra, pendidikan dapat membuka peluang masyarakat umum dan Kemdikbud duduk bersama merumuskan pola terbaik untuk negeri ini. Hal itu diamini Sekretaris Jenderal Kemdikbud Didik Suhardi. Menurutnya, tanggung jawab pendidikan bukan hanya di pundak pemerintah tetapi juga melibatkan masyarakat.

"Kemampuan anggaran juga sangat terbatas. Bila kita tidak melibatkan masyarakat, maka tidak bisa mencapai kualitas pendidikan yang baik," tutur Didik.

Kemdikbud sendiri sudah melibatkan publik dalam berbagai hal terkait pendidikan. Di antaranya, membuka peluang melaporkan berbagai pelanggaran pendidikan yang mereka temui.